Pelatihan Kepemimpinan Veteriner Bagi Mahasiswa PPDH FKH IPB

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB University menyelenggarakan webinar “Pelatihan Kepemimpinan Veteriner Bagi Mahasiswa PPDH” untuk meningkatkan kompetensi lulusan Dokter Hewan.

Pelatihan kepemimpinan bagi mahasiswa kedokteran hewan sangat penting untuk menyiapkan generasi muda sebagai agent of change dalam menjawab tantangan dan permasalahan mengenai kesehatan hewan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB University, Prof. drh. Deni Noviana ,PhD, DAiCVIM., dilanjutkan dengan pemberian materi pertama oleh Dr. drh. Med vet Denny Widaya Lukman, MSi yang memaparkan mengenai veterinary leadership. Pada kesempatan ini, Dr. drh. Med vet Denny Widaya Lukman, MSi menjelaskan bahwa seorang pemimpin diharapkan memiliki kompetensi yang mencakup pengetahuan (knowledge), keterampilan (skills), perilaku (attitude) dan talenta (aptitude).

Menurut Dr. drh. Med vet Denny Widaya Lukman, MSi, karakter yang penting dimiliki dokter hewan yaitu harus memiliki pola pikir ilmiah, kemampuan komunikasi dan pengalaman kepemimpinan. Pola pikir ilmiah dicirikan dengan selalu bertanya kepada diri sendiri dan orang lain atau melakukan pengamatan.

Selanjutnya narasumber kedua Dr. drh. Hera Maheshwari, M.Sc memberikan materi mengenai “Perbedaan Individu”, diharapkan mahasiswa dapat memahami 5 besar karakteristik kepribadian. drh Hera memaparkan bahwa seorang pemimpin harus memiliki 5 besar kepribadian, yaitu keterbukaan, keramahan, kehati-hatian, emotional stability dan keterbukaan pengalaman.

Drh Hera memberikan materi kedua mengenai “Kecerdasan Sosial”. Tujuan dalam pemberian materi, mahasiswa PPDH diharapkan dapat memahami dan menilai tingkat kecerdasan sosial, mengevaluasi kemampuan interpersonal dan komunikasi sosial, mengembangkan rencana untuk memperoleh kecerdasan sosial dan mengidentifikasi keterampilan pada kepemimpinan dan efektivitas manajemen.

Drh Hera mengungkapkan bahwa seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan sosial. Kecerdasan sosial yang harus dimiliki seorang pemimpin yaitu harus memiliki rasa empati, dapat menyesuaikan diri, kesiapan dalam berorganisasi, dapat memberikan pengaruh, menginspirasi, mengembangkan personal orang lain dan mampu bekerjasama.

Seorang pemimpin dapat mengambil keputusan yang baik dan benar. Narasumber ketiga drh. Apris Beniawan MSi membawakan materi mengenai “Pengambilan Keputusan”, setelah menerima materi, mahasiswa PPDH diharapkan dapat menjelaskan tahapan proses pengambilan keputusan yang rasional, mengidentifikasi masalah-masalah yang berkaitan dengan masing-masing tahapan proses dan menjelaskan keputusan yang diambil. Drh Apris Beniawan mengatakan ada dua tipe keputusan yaitu keputusan terprogram dan keputusan yang tidak terprogram. Keputusan terprogram dilakukan secara rutin dan berulang, keputusan tidak terprogram dilakukan secara spontan.

Mengambil keputusan ada beberapa langkah proses yang harus dilakukan yaitu defind, explore, concider, identify, decicion dan evaluating. Seorang pemimpin dalam mengambil keputusan dapat mengikuti langkah proses tersebut agar mengambil keputusan yang baik dan benar , “ujar drh Apris Beniawan”.

Kegiatan pelatihan kepemimpinan dilakukan dua arah, bukan hanya pemateri yang aktif tetapi mahasiswa juga aktif dalam berdiskusi atau menyampaikan pendapat.

Narasumber keempat drh.Agung Budiyanto MP, Ph.D mengungkapkan “Kepemimpinan adalah proses dimana pemimpin mempengaruhi sikap, perilaku, dan nilai-nilai dari orang lain”. Sebagai seorang dokter hewan harus memliki jiwa leadership. Leadership adalah kemampuan mengarahkan anggota organisasi, klinik hewan, rumah sakit hewan, dinas dan instansi swasta untuk menuju tujuan organisasi sesuai visi dan misi. Drh Agung Budiyanto juga mengungkapkan kepemimpinan ada tiga jenis yaitu charismatic leadership, transactional leadership dan transformational leadership. Sebagai seorang pemimpin harus mampu meluruskan, memperbaiki, menyempurnakan dan merubah sesuatu, “ujar drh Agung Budiyanto”.

Rangkaian pelaksanaan pelatihan softskill ini berjalan dengan lancar dari pagi sampai dengan sore hari. Semoga rangkaian pelatihan ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kapasitas diri mahasiswa PPDH FKH IPB.

Pelatihan Komunikasi Profesional Veteriner Bagi Mahasiswa PPDH

Program Pendidikan Profesi Kedokteran Hewan (PPDH) FKH IPB menyelenggarakan webinar pelatihan softskill dengan topik “Pelatihan Komunikasi Profesional Veteriner Bagi Mahasiswa PPDH”

Sebagai seorang dokter hewan, ada beberapa hal yang harus dikuasai dalam menjalankan profesi ini, salah satunya adalah kemampuan komunikasi yang baik. Kemampuan ini penting dikuasai untuk menghasilkan interaksi yang baik demi tercapainya tujuan integritas veteriner oleh dokter hewan dengan klien atau pun masyarakat luas.

Sebagai salah satu narasumber, hadir Dr. Ir. Ninuk Purnaningsih, M.Si yang merupakan dosen Fakultas Ekologi Manusia IPB yang membawakan materi komunikasi profesional veteriner. Dalam pemaparannya, Dr. Ir. Ninuk menjelaskan aspek dari komunikasi profesional dalam bidang profesi.

Menurutnya, komunikasi profesional adalah komunikasi yang bersifat membangun (development communication) dengan metode yang sistematis yang ditujukan demi terselesaikannya masalah yang ada dalam masyarakat. Dalam membangun sebuah komunikasi profesional diperlukan kredibilitas dari pelaku pemberi informasi sehingga target interaksi dapat mengikuti arahan yang diberikan.

Komunikasi dalam bidang praktisi ternyata banyak mengambil peran besar, sebagai narasumber kedua drh Soenarti D. Waspada, M.Si selaku ketua PDHI Cabang Jawa Barat II tersebut menyebutkan komunikasi yang buruk menjadi salah satu alasan hilangnya klien dokter hewan hingga 20% per tahun. “Tutur kata, pemilihan kosa kata, bahasa tubuh, dan empati diperlukan dalam penyampaian pelayanan medikasi kepada klien” ungkap drh Soenarti.

Komunikasi diketahui menjadi kunci dalam memperoleh informasi kondisi dan riwayat kesehatan hewan dari klien, sehingga komunikasi harus bersifat terbuka (dua arah). Meski begitu dokter hewan dituntut untuk tetap memperhatikan privasi klien dalam setiap pelayanan medikasi. Adapun segala keputusan medikasi terhadap hewan yang terjadi di atas meja praktik harus selalu dilakukan atas persetujuan pemilik sah.

Berdasarkan penuturan drh Soenarti, komunikasi yang baik dalam pelayanan medikasi kepada klien akan memberikan kesan (impression) yang selaras. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara berpenampilan profesional, memberi sapaan kepada klien yang datang, menggunakan kalimat positif, dan berbicara dengan antusiasme tinggi.

Pentingnya kesan dalam memberikan pelayanan medikasi juga sempat diungkap oleh drh Deddy Fachruddin Kurniawan yang turut hadir sebagai narasumber ketiga, “Kesan pertama itu penting, appearance yang Anda tunjukkan dapat menimbulkan efek banyak hal” pungkas dokter hewan sekaligus CEO Dairy Pro Indonesia ini. Merangkap sebagai ketua PDHI Cabang Jawa Timur II, drh Deddy menjelaskan gaya berbicara harus disesuaikan dengan objek interaksi, pada peternak dengan low profile diperlukan suara yang tegas namun tidak terkesan menggurui. Sementara itu pada peternak dengan level middle farmer atau pun mega farmer pemilihan kosa kata yang lebih tinggi diperlukan untuk mendapatkan atensi.

Prinsip dasar komunikasi adalah memberikan kesan positif bagaimanapun situasinya, “Komunikasi sendiri adalah seni yang dapat menjadi alat untuk meng-handle banyak hal” ujar drh Deddy. Hal serupa juga dijelaskan oleh drh Moch. Arief Cahyono, M.Si, dokter hewan yang juga merupakan Komisi III PB PDHI ini menjadi narasumber ke-empat yang secara khusus memaparkan peran komunikasi oleh dokter hewan dalam lembaga pemerintahan.

Menyikapi rasa keingintahuan publik akan kinerja pemerintah maka keterbukaan informasi diperlukan. Menurut drh Arief, keterbukaan ini dapat menjadi sarana untuk mencerdaskan masyarakat mengenai informasi kesehatan hewan, dalam hal ini komunikasi menjadi hal yang sangat dipertimbangkan.

Dokter hewan yang tergabung dalam humas pemerintah dengan mandat fungsi manajemen dalam bidang informasi dan komunikasi mengambil peran komunikator, desiminator, serta katalisator terhadap sikap publik. “Dokter hewan bertugas dalam mengatasi turbulensi informasi yang bertebaran di masyarakat luas agar tidak menimbulkan kegelisahan massal” pungkas dokter hewan yang pernah bekerja sebagai praktisi tersebut.

Pelatihan sehari tentang komunikasi professional ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa PPDH FKH IPB dalam keterampilannya berkomunikasi untuk menunjang capaian karir ketika telah lulus menjadi dokter hewan kelak.

Sidang Terbuka Senat | Pengucapan Sumpah Dokter Hewan | Periode 2 TA 2019/2020

Pengucapan Sumpah Dokter Hewan Baru FKH IPB

Hari ini, Sabtu 24 Juli 2021 merupakan hari bersejarah bagi 106 dokter hewan baru lulusan FKH IPB periode 2 Tahun Akademik 2019/2020. Sebanyak 106 dokter hewan baru yang terdiri atas 84 WNI dan 22 WNA telah diambil sumpahnya dalam upacara Pengucapan Sumpah Dokter Hewan (PSDH).

Kegiatan PSDH ini dibuka oleh Prof. Dr. drh. Bambang Purwantara, MSc dan dilakukan secara hybrid karena masih berlangsung dalam kondisi pandemi COVID 19.

Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Dekan, Wakil Dekan SKP, dan Wakil Dekan AK  serta para dosen FKH IPB. Selain itu turut hadir juga Ketua PB PDHI dan perwakilan PDHI Jabar untuk menyampaikan kode etik dokter hewan dan pembekalan bagi dokter hewan baru yang baru saja diambil sumpahnya.

Dalam pesannya kepada dokter hewan baru, Dekan FKH IPB, Prof Drh Deni Noviana, PhD, DAiCVIM,  menyampaikan bahwa lulusan dokter hewan saat ini memiliki tantangan yang sangat besar yang harus dihadapi secara cepat dan adaptif. Tantangan yang besar ini, terlebih lagi dalam masa pandemi, dapat dijadikan sebagai peluang yang baru dalam hal pelayanan veteriner. Hal tersebut sesuai dengan misi IPB dalam menghasilkan lulusan yang berkarakter techno-sosio-enterpreunership. Hal ini dapat dicapai dengan memanfaatkan bisnis berbasis platform dan penguasaan teknologi informasi dalam menjalankan layanan veteriner. Selanjutnya, Dekan FKH IPB juga mengajak dokter hewan baru untuk terus selalu belajar dan mengupadate keilmuwan karena ilmu pengetahuan terus berkembang.

Selanjutnya, pembekalan juga diberikan oleh ketua PB PDHI, Drh. Munawaroh, M.M dengan beberapa pesan penting bagi para dokter hewan baru. Ketua PB PDHI mengajak untuk segera bergabung dengan organisasi PDHI karena ini merupakan rumah bagi seluruh dokter hewan di Indonesia, rumah untuk saling berbagi dan mengembangkan keilmuwan veteriner di Indonesia. Drh Munawaroh juga berpesan kepada para orang tua dokter hewan baru agar dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anaknya untuk dapat berkarir sebagai dokter hewan di seluruh wilayah Indonesia karena  masih banyak wilayah di Indonesia yang masih membutuhkan dokter hewan. Di akhir pembekalannya, juga disampaikan terima kasih kepada FKH IPB yang telah berhasil meluluskan dokter hewan baru.

Acara berjalan dengan lancar dan khidmat kemudian diakhiri dengan video persembahan dari mahasiswa selama menempuh program PPDH. Semoga para dokter hewan baru dapat meniti karir dan sukses ke depan.

[Pengucapan Sumpah Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan IPB University]

Senat Fakultas Kedokteran Hewan IPB University menyelenggarakan “Pengucapan Sumpah Dokter Hewan dalam Jaringan”

Dilaksanakan pada :
📅 : Sabtu, 24 Juli 2021
⏰ : 10.00 – 11.00 WIB

📺 Live Streaming via Youtube:
http://ipb.link/psdh-24juli2021

Sebanyak 107 dokter hewan baru Periode 2 Tahun Akademik 2019/2020 akan mengucapkan sumpah profesi. Silakan menyaksikan.

Penerimaan Mahasiswa PPDH Baru Semester Ganjil 2021/2022

Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan merupakan program pendidikan lanjutan dari Program Pendidikan Sarjana Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dengan gelar Sarjana Kedokteran Hewan (SKH). Mahasiswa lulusan sarjana FKH dapat meraih gelar dokter hewan (Drh) setelah menyelesaikan pendidikan pada Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan FKH IPB dengan menempuh dari 37 SKS dalam waktu 18 bulan (3 semester).

Secara garis besar Program PPDH di FKH Institut Pertanian Bogor (IPB) terdiri dari dua kegiatan pendidikan, yakni: kegiatan intramural berupa pendidikan dalam kampus dan kegiatan ekstramural yaitu pendidikan luar kampus.  Kegiatan intra mural dilakukan pada semester 1 dan semester 2, sedangkan kegiatan ektra mural dilaksanakan pada semester 2 dan 3.

Adapun kegiatan pra-intramural berupa kegiatan Pembinaan softskill, Studium General, dan Pembinaan karakter.  Kegiatan   intramural didalam kampus meliputi : Reseptir dan aplikasi obat, Bedah dan Radiologi Penyakit Dalam dan Patologi Klinik Reproduksi dan Kebidanan, Laboratorium Diagnostik yang dilaksanakan pada Semester 1.

Pada semester 2 kegiatan intra mural yang dilaksanakan adalah Diagnostika Patologi dan Kesmavet dan Epidemiologi, sedangkan kegiatan ektramural di luar kampus yang dilaksanakan adalah Magang Kerumahsakitan, Magang Kedinasan dan RPH,  Magang  Kesehatan Unggas dan Magang Kesehatan Sapi.

Pada semester 3 kegiatan  ekstramural keluar kampus yang dilakukan adalah Kesejahteraan Hewan dan Magang Pilihan, berupa  a) Industri Produk b) Kesehatan Kuda, c) Karantina, d) Profesi Pilihan,  e) Magang Kesehatan Satwa liar f) Magang Kesehatan satwa Aquatik, g) Kesehatan hewan laboratorium. Program PPDH diakhiri dengan penyelesaian mahasiswa dalam melewati Ujian Akhir Dokter Hewan (UASDH).

Pada tahun akademik 2021/2022,  Semester Ganjil 2021/2022 PPDH IPB hanya menerima lulusan dari IPB.

Time line Penerimaan dan Perkuliahan PPDH Semester Ganjil 2021/2022

Pendaftaran : 14 Juni – 28 Juli 2021
Ujian Tulis : 29 Juli 2021 *cbt.ipb.ac.id
Pengumuman Penerimaan : 30 Juli 2021
Registrasi online dan pembayaran UKT : 30 Juli – 3 Agustus 2021
Verifikasi Berkas : 4 Agustus 2021
Pengisian KRS A : 5-6 Agustus 2021
Studium Generale & Pembinaan Karakter : 9 – 14 Agustus 2021
Pelaksanaan Program PPDH : 16 Agustus – 31 Desember 2021
Kuliah pengganti : 3 – 4 Januari 2022

Pendaftaran dilakukan secara online melalui pendaftaran.admisi.ipb.ac.id

Pendaftaran UASDH Mahasiswa PPDH Periode 2 TA 2019/2020

Perjalanan panjang pendidikan PPDH dimulai dari pelaksanaan kegiatan intramural, ekstramural, ujian bagian, pembuatan laporan dan segala proses di dalamnya telah mengantarkan mahasiswa PPDH Periode 2 Tahun Ajaran 2019/2020 pada tahapan penting menjelang berakhirnya masa studi, yaitu Ujian Akhir Studi Dokter Hewan (UASDH). Terdata sebanyak 72 mahasiswa yang telah memenuhi kriteria administrasi (kelengkapan nilai) untuk siap mengikuti UASDH.  Segera lakukan pendaftaran UASDH secara online melalui link berikut ipb.link/daftar-uasdh.  Persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses pada link tersebut.  Dengan berbekal ilmu dan pengetahuan yang telah dimiliki sambut UASDH dengan optimis dan persiapankan yang terbaik. Sukses selalu.

Selamat datang Mahasiswa Baru dari Dekan FKH IPB

Selamat datang Mahasiswa Baru Program PPDH FKH IPB Periode II di Tahun Akademik 2020/2021 disampaikan oleh Dekan FKH IPB Prof Drh Deni Noviana, PhD, DAiCVIM secara daring pada Senin 1 Februari 2021. Pelaksanaan pendidikan akan dilangsungkan mengikuti perkembangan pandemi dengan mengacu pada kebijakan IPB dan pemerintah. Pesan khusus disampaikan kepada 82 orang mahasiswa agar tetap bersemangad pantang menyerah dalam menempuh pendidikan dalam kondisi tidak menentu saat ini, semoga semuanya mendapatkan hasil yang terbaik, selamat dan sukses menjalani pendidikan profesi dalam masa Pandemi Covid-19.

Sidang Terbuka Senat | Pengucapan Sumpah Dokter Hewan | Periode 1 TA 2019/2020 Sistem Semester

Sidang Terbuka Senat, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor dengan acara Pengucapan Sumpah Dokter Hewan Baru lulusan Program PPDH angkatan periode 1 tahun akademik 2019/2020. Dokter hewan baru sebanyak 100 orang yang merupakan angkatan pertama kurikulum sistem semester yang dimulai pada Agustus 2019 dengan waktu tempuh studi 3 semester. Acara bersejarah pengucapan sumpah dokter hewan baru ini berlangsung secara bauran, kombinasi luring dan daring dipimpin secara langsung oleh ketua Senat FKH IPB Prof Drh Bambang Purwantara MSc, PhD beserta sekretaris senat dan pimpinan FKH, dekan dan wakil dekan. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Kuliah FKH A pada Sabtu 23 Januari 2021 dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Program PPDH. Perwakilan dokter hewan baru hadir secara luring, selainnya dan seluruh undangan hadir secara daring dari kediaman masing-masing untuk menyaksikan kegiatan ini.

Dokumentasi kegiatan tersedia di kanal YouTube, silahkan klik untuk menyaksikan.

Penerimaan Mahasiswa Baru Program PPDH Lulusan Sarjana Kedokteran Hewan non-IPB TA. 2020/2021

Program PPDH FKH IPB pada Tahun Akademik 2020/2021 untuk periode II kali ini membuka kesempatan bagi lulusan sarjana kedokteran hewan yang berasal dari non-IPB. Adapun detil persyaratan dan administrasi lainnya dapat dilihat melalui tautan https://admisi.ipb.ac.id/. Bagi yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke program profesi dokter hewan dapat bergabung di Program PPDH FKH IPB. Terima kasih